Jumat, 04 Februari 2011

BEROBAT DAN DO`A MEMINUM OBAT

BEROBAT DAN DO`A MEMINUM OBAT
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Setiap penyakit ada obatnya. Manakala obat itu tepat, sembuhlh si sakit dengan idzin Allah (HR.Muslim).
Allah tidak menurunkan penyakit melainkan menurunkan pula obatnya.(HR.Bukhari). Setiap muslim yang dicoba sakit oleh Allah, maka Allah akan merontokkan dosa-dosa darinya, seperti daun-daun yag rontok diterpa angin (HR.Bukhari).
Orang-orang  bodoh mengira bahwa syarat tawakkal adalah meninggalkan usaha berobat dan berdo`a. Hal itu sungguh keliru dan menunjukkan kejahilan akan tujuan syari`at. Sebab berarti menyerah kepada kebinasaan, sedangkan menjerumuskan diri pada kebinasaan itu hukumnya Haram, sebagaimana tercantum dalm al-Qur`an dan sunnah Rasul. Telah diberitakan bahwa meninggalkan berobat itu tidak termasuk tawakkal (Hujjatul Islam). Sebab makna tawkkl adalah menyerahkan  akhir segala urusan kepada Allah setelah mengusahakannya.
Oleh karena itu mengobti diri  atau berobat merupakan keharusan bagi setiap yang sakit, wlaupun kesembuhannya semata-mata ditentukan oleh Allah.
Demikian semoga lekas disembuhkan oleh Allh bagi yang sakit, kesembuhan yang tanpa meninggalkan sakit dan bekas. Amin…..
Adapun  dalam berobat, sebelum meminum obat kita diharuskan untuk berdo` a agar Allah cepat menyembuhkan derita sakit yang kita rasakan. Diantara do`a untuk meminum obat adalah membaca:
-          Bismillaahirrahmaanirrahiim
-          Membaca Surat Al-Faatihah (HR>Bukhari)
-          Membaca “Waidzaa Maridhtu Pahuwa Yasypiin” (Dan  apabila aku sakit, maka  Ia(Allah) yang menyembuhkan aku (S.Asysyu`ara:80).
-          Membaca “Amsahil Ba`tsa Rabbannaasi Biyadikasysyipa Laa Kaasyipa Lahuu Illa Anta”
(Hapuskanlah penderitaan wahai Tuhannya manusia. Di tangan-Mu lah kesembuhan. Tidak ada yang bisa menyembuhkan sama sekali kecuali Engkau (HR.Bukhari).
Demikianlah, semoga bermanfaat dan lekas sembuh. Amin…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar