PIJAT REAKTIF PIJAT REFLEKSI
Reaktif berarti cepat menimbulkan efek. Hal ini sesuai dengan karakter dari jenis pijat refleksi yng mudah menimbulkan reaksi bagi para pasen yang dipijitnya.
Seperti kita ketahui bahwa fungsi darah adalah mengantarkan semua bahan kimia, oksigen dan zat makanan yang diperlukan untuk tubuh, serta menyingkirkan karbon dioksida dan hasil buangan lainnya. Apabila peredaran darah tidak lancar, maka organ tubuh akan terhambat mendapatkan makanan, dan bahan kotoran terlambat dibuang. Lama kelamaan kotoran itu mengendap di dalam saluran darah sehingga fungsi organ yang bersangkutan terganggu oleh kekurangan darah dan makanan, maka terjadilah penyakit.
Bagi pemijat cukup dengan meraba kaki bisa diketahui penyakitnya di mana. Sebab daerah refleksi yang sakit bila diraba bisa merasakan adanya semavam pasir yang berarti di dalam pembuluh darah ada endapan kotoran.
Selain itu, dengan memijat daerah-daerah refleksi yang terasa sakit dan linu, pertanda organ yang bersangkutan ada penyakit. Dengan cara memijat daerah refleksi berarti menstimulasikan peredaran darah yang akan membawa makanan kepada organ tersebut dan membawa pergi kotorannya.
Reaksi yang Mungkin Timbul
Ketika dipijat, organ yang terkena stimulasi pijatan, mungkin menimbulkan reaksi. Namun tidak perlu khawatir. Biasanya reaksi tersebut cepat hilang, maka teruskan dipijat.
a. Sakit ginjal : Setelah dipijat terkadang mengeluarkan air kencing berwarna cokelat atau merah. Ini gejala baik, teruskan dipijat.
b. Sakit punggung atau pinggang : Setelah dipijat 3 hari, pada hari ke 4 terkadang punggungnya semakin sakit. Ini berarti rintangan peredaran darah berhasil dibobolkan. Teruskan dipijat.
c. Suhu badan naik : Ini reksi normal dari dipijat daerah refleksi kelenjar. Atau di dalam tubuh sedang ada infeksi. Teruskan dipijat.
d. Paha timbul luka atau borok : Ini berarti kotoran di dalam darah tidak bisa dibuang secara normal, sehingga dibuang melalui luka atau borok.
e. Urat darah menonjol : Berarti sirkulasi darah semakin lancar
f. Tumit bengkak : Dikarenakan kelenjarnya masih terhambat.
g. Salah satu organ tubuh menjadi sakit : Hal ini disebabkan rintangan peredaran darah berhasil dibobolkan.
Reaksi-reaksi di atas kemungkinan terjadi apabila terafi hanya dilakukan dengan pijat refleksi saja. Dengan demikian untuk menghindari resiko kemungkinan tersebut, kami mencoba menggabungkan terafi pijat refleksi tersebut dengan ramuan alami sesuai dengan jenis penyakit yang diterafi. Berdasarkamn pengalaman, ternyata resiko kemungkinan yang timbul dari pijat refleksi sangat jarang terjadi, yang ada malah mempercepat penyembuhan suatu penyakit.
Penyakit yang Susah tersembuhkan dengan Pijat Refleksi
Ada beberapa macam penyakit yang memang tidak bisa disembuhkan dengan cara pemijatan refleksi, yaitu:
- Urat saraf yang mati, disebabkan kecelakaan atau kena stroke, sehingga uratnya rusak tidak lagi ada reaksi ketika dipijat.
- Terlalu banyak makan obat, sehingga sarafnya kebal
- Kanker yang telah terlambat.
Demikianlah beberapa penjelasan mengenai pijat reaktif pijat refleksi yang kami tekuni dan kami praktekan di pengobatan kami. Bagi para pembaca yang berminat untuk terafi pijat refleksi dengan ramuan alami klhususnya bagi yang berdekatan dengan alamat kami silahkan datang ke alamat kami. Insya-Allah Sembuh. Amin.......
GABUNGAN TERAFI
PIJAT REFLEKSI DENGAN RAMUAN ALAMI
Drs. Asep Saepullah
HP: 08562044072
Cibodas Pangalengan
Bandung
Email : asepsaepullah216@gmail.com
www.prabuwiku-prabuwiku.blogspot.com
http://puterasuci.wordpress.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar